Rabu, 25 Januari 2023

Aksi Nyata Modul 1.4 Penerapan Budaya Positif di Sekolah ( CGP Angkatan 7)

 AKSI NYATA MODUL 1.4

AKSI NYATA MENYEBARKAN PEMAHAMAN & PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH KEPADA REKAN SEJAWAT DI SD NEGERI 2 PENGANTEN

Oleh : Dewi Seruni, S.Pd.SD.

Calon Guru Penggerak Angkatan 7 Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah




Sumber      : LMS Guru Penggerak Modul 1.4 Budaya Positif
Penulis       : Dewi Seruni, S.Pd.SD.
Instansi      : SDN 2 Penganten Kec. Klambu Kab. Grobogan Provinsi Jawa Tengah CGP Angkatan 7 Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.       
 

                
 

1. LATAR BELAKANG

Ki Hajar Dewantara mengisyaratkan bahwa "Adapun maksud pendidikan yaitu: menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Salah satu langkah awal membangun budaya positif adalah dengan membuat kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas yang efektif dapat membantu dalam pembentukan budaya disiplin positif dikelas Budaya positif di sekolah merupakan nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, dan kebiasaan-kebiasaan di sekolah yang berpihak pada siswa agar siswa dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang bertanggung jawab, kritis, dan penuh hormat (Sumber: Modul PGP). Pada intinya pemikiran Ki Hajar Dewantara, guru sebagai penuntun siswa menuju kebahagiaan dan keselamatan dengan memperhatikan kodrat anak dan kodrat zaman. Budaya positif menuntun siswa untuk melakukan hal positif sehingga dapat membentuk karakter baik yang kelak akan bermanfaat untuk mereka. Dalam hal ini sekolah merupakan institusi yang berperan penting dalam pembentukan karakter siswa sebagaimana tujuan pendidikan yakni mewujudkan pelajar Indonesia yang memiliki profil pelajar pancasila. Dengan demikian, guru juga berperan penting menuntun siswa dalam pembentukan karakter ini. Untuk menciptakan budaya positif sekolah perlu adanya kolaborasi antara pihak sekolah, masyarakat dan pemerintah. Membutuhkan cukup waktu yang lama untuk menciptakan budaya positif di sekolah, namun tetap harus dimulai dari sekarang. Sebagai guru yang mengajar kelas IV SD,saya akan berkolaborasi dengan siswa untuk menerapkan budaya positif melalui kesepakatan kelas bersama siswa demi tercapainya perilaku positif siswa.

2. TUJUAN AKSI NYATA

Adapun tujuan dalam tindakan aksi nyata ini adalah : 

1.Membantu proses belajar mengajar sehingga lebih mudah dan tidak menekan murid. 

2.Membangun hubungan positif dan lebih dekat antara guru dengan murid 

3.Membiasakan murid menerapkan budaya positif sehingga menjadi karakter positif dan memiliki budi pekerti.


3. TOLAK UKUR

Untuk mengetahui sejauh mana kegiatan ini sudah dilakukan dan untuk mengontrol kegiatan supaya tetap terarah pada tujuan yang sudah ditetapkan, maka tolak ukur yang digunakan sebagai berikut: 

1. Terbentuknya "Keyakinan Kelas" melalui kegiatan kesepakatan kelas yang dilakukan bersama wali kelas dan siswa 

2. Siswa dan guru konsisten dalam menjalankan keyakinan kelas yang sudah disepakati 

3. Adanya karakter baik dalam diri siswa seperti kemandirian, tanggung jawab, percaya diri dan saling menghargai saat kegiatan pembelajaran berlangsung Keaktifan siswa di dalam kegiatan pembelajaran dapat diketahui pada saat pembelajaran.


4. LINIMASA TINDAKAN

Supaya tindakan aksi nyata menjadi lebih terarah sesuai dengan tujuan yang sudah dibuat, maka saya akan melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Melakukan perencanaan 

2. Mengkomunikasikan perencanaan kepada kepala sekolah dan mensosialisasikan kepada guru.

3. Mensosialisasikan kepada murid dan membimbing murid untuk membuat kesepakatan kelas. 

4. Menempelkan kesepakatan kelas yang telah disepakati.

5. Memantau,merefleksi dan mengevaluasi keyakinan kelas yang telah dibuat.


5. DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN

- Kepala Sekolah

Tanpa adanya dukungan dari Kepala Sekolah,kegiatan diseminasi ini tidak dapat terlaksana dengan baik.

- Rekan Sejawat

Penerapan budaya positif membutuhkan kekompakan dan saling berkolaborasi dengan rekan sejawat.

- Murid

Dalam pembuatan kesepakatan kelas,murid terlibat di dalamnya agar dalam pelaksanaannya murid tidak terpaksa dan mereka melakukannya dengan tulus.

- Orang Tua Murid

Kerjasama dengan orang tua tentang kesepakatan kelas dan proses penerapan budaya positif ketika dirumah.

- Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana untuk menumbuhkan Budaya Positif di sekolah sangat penting.Untuk mendukung kegiatan ini diperlukan LCD,Proyektor,Laptop,Hp,Alat Tulis,Audio Sistem dll.


6. DESKRIPSI KEGIATAN AKSI NYATA

Dalam kegiatan aksi nyata yang saya laksanakan,sebelumnya saya meminta dukungan kepada Kepala Sekolah dan Rekan guru yang lain,karena tanpa dukungan Kepala Sekolah dan Rekan Sejawat pelaksanaan diseminasi tidak akan berjalan lancar.Diseminasi yang saya laksanakan adalah hasil belajar saya mengikuti Pendidikan Calon Guru Penggerak Angkatan 7 pada Modul 1.Aksi Nyata yang saya buat berjudul Menyebarkan Pemahaman dan Pengalaman Penerapan Budaya Positif di SDN 2 Penganten.

Sebelum pelaksanaan saya mengadakan kegiatan pembuatan keyakinan kelas IV SDN 2 Penganten.Siswa bersama-sama membuat keyakinan kelas ,siswa sendiri yang membuatnya supaya mereka memiliki rasa tanggung jawab,mandiri,kolaborasi dengan teman-temannya.Keyakinan kelas yang sudah terbentuk kemudian mereka sahkan dengan cara murid menanda tanganinya satu per satu.Isi keyakinan kelas yang sudah dibuat kelas IV SDN 2 Penganten,yaitu :

1. Disiplin

2. Menghargai guru dan teman

3. Menjaga Kebersihan

4. Mentaati tata tertib

5. Menerapkan 5 S (Senyum,sapa,salam,sopan,dan santun)

6. Bekerja sama

7. Empati

Kegiatan Diseminasi Aksi Nyata saya laksanakan yaitu pada hari Selasa 24 Januari 2023 pada pukul 11.00 WIB,yang dihadiri oleh Bapak Kepala Sekolah Bapak Purwito, S.Pd.SD, Rekan Guru SDN 2 Penganten,Rekan Guru SDN 3 Penganten,Rekan Guru SDN 2 Kandangrejo dan Rekan Guru SDN 4 Kandangrejo.Acara diseminasi dimulai dengan pembukaan oleh Moderator yaitu Ibu Triani Ambar Wahyuningrum, S.Pd.I kegiatan dibuka dengan bacaan Basmallah bersama-sama.Acara selanjutnya adalah sambutan dari Bapak Kepala Sekolah SDN 2 Penganten Bapak Purwito,S.Pd.SD beliau menyampaikan harapannya agar rekan guru yang lain yang belum mengikuti pendidikan calon guru penggerak agak selalu semangat,selalu ikut apa yang menjadi program pemerintah misalnya Program Guru Penggerak,kemudia beliau menyampaikan juga tentang Budaya Positif yang perlu dilaksanakan di sekolah.

Dalam kegiatan diseminasi ini saya menjadi narasumber,saya menjelaskan pemahaman yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan pendidikan calon guru penggerak Angkatan 7 ini.Materi tersebut tentang pembelajaran modul 1.4 tentang Budaya Positif yaitu :

1. Perubahan paradigma belajar 

2. Disiplin Positif

3. Teori Kontrol

4. Motivasi Perilaku Manusia

5. Hukuman dan Penghargaan

6. Kebutuhan Dasar Manusia

7. Posisi Kontrol Guru

8. Keyakinan Kelas

9. Segitiga Restitusi

Contoh Penerapan Pembiasaan-Pembiasaan baik di sekolah :

1. Melaksanakan 5 S (Senyum,sapa,sopan,salam,dan santun)

2. Menyambut siswa ketika siswa sampai di sekolah

3. Berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran

4. Menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB

5. Melaksanakan kegiatan sholat Dhuha

6. Melaksanakan kegiatan Jumat sehat dengan melaksanakan senam pagi.

7. Melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan kelas dan sekolah.

8. Kegiatan ekstrakurikuler yaitu ekstrakurikuler pramuka yang diadakan hari Jumat pukul 14.00-16.00 WIB.

Di akhir kegiatan ada tanggapan atau umpan balik dari Bapak Kepala Sekolah SDN 2 Penganten yaitu Bapak Purwito, S.Pd.SD bahwa kegiatan pemaparan materi Budaya Positif yang saya sampaikan sangat bermanfaat sekali untuk rekan dan bisa diterapkan di sekolah demi kemajuan SDN 2 Penganten.Umpan balik juga diberikan oleh guru SDN 3 Penganten yaitu Meylinda Ambar Pamungkas, S.Pd yaitu siswa dan guru bisa berkolaborasi dalam membuat keyakinan kelas,budaya positif perlu diterapkan dimana saja dan proses restitusi yang sangat bermanfaat sekali bagi siswa dan guru.Kegiatan diseminasi ini kemudian ditutup dengan pembacaan kesimpulan oleh Moderator dan mengucapkan Hamdallah bersama-sama.

7. HASIL AKSI NYATA

Kegiatan Diseminasi Pemahaman dan Penerapan Budaya Positif kemarin telah memberikan pemahaman kepada rekan sejawat di sekolah tentang Budaya Positif dan mulai diterapkan di kelas masing-masing.


8. TINDAK LANJUT

Harapan dari kita semua adalah setiap guru bisa menerapkan dan mengimplementasikan Budaya Positif di sekolah.Kemudian sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan ini perlu lebih ditingkatkan lagi.Tindak lanjut nya yaitu kita selalu berusaha meningkatkan penerapan budaya positif secara berkelanjutan dan melakukan evaluasi secara berkala.

9. DOKUMEN AKSI NYATA

a. Melakukan Perencanaan Tindakan Aksi Nyata Budaya Positif tanggal 18 Januari 2023.


b. Menghadap kepala sekolah tanggal 20 Januari 2023 untuk meminta izin melaksanakan kegiatan diseminasi.





c. Memberitahukan pelaksanaan diseminasi kepada rekan sejawat dan mengundang rekan sejawat untuk hadir dalam pelaksanaan desiminasi budaya positif.




d. Membuat keyakinan kelas bersama murid kelas IV SDN 2 Penganten.




 





e. Dokumen pelaksanaan diseminasi di SDN 2 Penganten








f. Dokumen Pembiasaan Baik yang dilaksanakan sehari-hari.

1. Melaksanakan 5 S (Senyum,sapa,sopan,salam,dan santun)



2. Menyambut siswa ketika siswa sampai di sekolah.


3. Berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran




4. Menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB



5. Melaksanakan kegiatan sholat Dhuha



6. Melaksanakan kegiatan Jumat sehat dengan melaksanakan senam pagi.




7. Melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan kelas dan sekolah.


8. Kegiatan ekstrakurikuler yaitu ekstrakurikuler pramuka yang diadakan hari Jumat pukul 14.00-16.00




10. DOKUMENTASI  PENYEBARAN BUDAYA POSITIF MELALUI SOSIAL MEDIA YOUTUBE,BLOG PRIBADI,dan PLATFORM MERDEKA MENGAJAR.
 
Link Kanal Youtube Aksi Nyata Modul 1.4 Diseminasi Budaya Positif di SDN 2 Penganten







Link Bukti Karya Pada Platform Merdeka Mengajar ( PMM )


Keyakinan Kelas IV SDN 2 Penganten



Screnshoot Bukti Karya di Platform Merdeka Mengajar ( PMM )



11. REFLEKSI

  1. Perasaan selama melakukan perubahan di kelas.Saya sangat senang bisa menyebarkan pemahaman saya mengenai budaya positif pada rekan guru.
  2. Ide atau gagasan yang timbul sepanjang proses perubahan.Ide atau gagasan yang timbul sepanjang melakukan aksi nyata ini adalah saya ingin membentuk komunitas belajar bersama rekan guru.Jadi kita saling bertukar informasi dalam komunitas.
  3. Pembelajaran dan pengalaman dalam bentuk catatan praktik baik pembelajaran yang saya dapat dari aksi nyata ini diantaranya adalah saya dapat mengetahui kemampuan saya dalam penguasaan materi budaya positif .Saya juga mendapatkan pengalaman baru bagaimana rasanya sebagai narasumber.Kedepannya saya akan lebih baik lagi dalam belajar dan mempersiapkan sebaik mungkin sebelumnya




TERIMA KASIH


Semoga Bermanfaat

Aksi Nyata Modul 1.4 Penerapan Budaya Positif di Sekolah ( CGP Angkatan 7)

 AKSI NYATA MODUL 1.4 AKSI NYATA MENYEBARKAN PEMAHAMAN & PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH KEPADA REKAN SEJAWAT DI SD NEGERI 2 PENGANT...